This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 24 Desember 2012

USAHA - USAHA PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA

USAHA - USAHA PELESTARIAN FLORA DAN FAUNA

Setelah mempelajari kegiatan 4 ini, Anda diharapkan dapat:
1. menjelaskan pemanfaatan flora dan fauna;
2. menjelaskan upaya-upaya untuk pelestarian flora dan fauna; dan
3. menyebutkan contoh daerah-daerah yang terdapat suaka alam dan suaka margasatwa.
Pemanfaatan Flora dan Fauna
Keberadaan flora dan fauna tak dapat dipisahkan didalam kehidupan manusia. Tumbuhan dan hewan mempunyai manfaatnya yang besar bagi kehidupan manusia. Ada saling ketergantungan antara tumbuhan, hewan dan manusia untuk kelangsungan hidup mereka masing-masing. Sebagian hewan mempunyai andil bagi pertumbuhan dan persebaran tumbuhan. Binatangpun hidup dari tetumbuhan juga. Bahkan binatang karnivora, seperti harimau misalnya, sesungguhnya bergantung pada tumbuhan karena makanannya terdiri dari binatang herbivora yang hidupnya dari tetumbuhan Ketergantungan flora dan fauna pada manusia adalah dalam upaya perkembangbiakan, persebaran, dan pelestariannya.
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia memanfaatkan flora dan fauna untuk berbagai tujuan. Pemanfaatan flora dan fauna oleh manusia antara lain adalah untuk :
a.
Dikonsumsi
Manusia membutuhkan makanan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan untuk keperluan tubuhnya agar tetap hidup dan sehat. Oleh sebab itu beberapa jenis tumbuhan dan hewan tertentu dikonsumsi oleh manusia.
b.
Tujuan pendidikan dan penelitian
Suaka margasatwa dan cagar alam merupakan tempat yang sangat ideal untuk tujuan pendidikan dan penelitian karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan jenis-jenis tumbuhan, hewan dan ekosistemnya.
c.
Sarana rekreasi => tambahkan foto taman cibodas
Keanekaragaman flora dan fauna digunakan pula untuk tujuan rekreasi sehingga dapat menghasilkan devisa bagi pemerintah. Contohnya Kebon Raya Bogor dan Kebon Raya Cibodas, di Jawa Barat, Pulau Komodo di P. Komodo, Tanjung Puting di Kalimantan, dan Ujung Kulon di Jawa Barat dijadikan tempat wisata dan banyak diminati oleh turis domestik dan luar negeri. Apakah di daerah Anda ada cagar alam atau suaka margasatwa yang dijadikan tempat wisata? Pernahkah Anda mengunjunginya dan manfaat apa yang Anda peroleh di sana?

Fungsi Suaka Margasatwa dan Cagar Alam
Sebelum membicarakan tentang fungsi suaka margasatwa dan cagar alam, terlebih dahulu Anda harus mengerti apa yang dimaksud dengan suaka alam, suaka margasatwa, dan cagar alam.
Suaka alam merupakan kawasan di daratan dan perairan yang mempunyai fungsi utama sebagai kawasan perlindungan dan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta tata lingkungannya. Suaka alam merupakan usaha konservasi flora dan fauna yang mencakup cagar alam dan suaka margasatwa.
Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ekosistem asli, memiliki ciri khas berupa keanekaragaman dan keunikan jenis satwanya. Suaka margasatwa bertujuan untuk melindungi dan melestarikan kelangsungan hidup satwa tertentu agar tidak punah. Selain itu dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan,pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.
Cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa dan tata lingkungannya. Kawasan ini untuk melindungi dan melestarikan flora dan fauna yang hidup di dalamnya yang mempunyai nilai tertentu agar dapat berkembang sesuai dengan kondisi aslinya. Selain itu cagar alam juga dipergunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan rekreasi.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa fungsi dari suaka margasatwa dan cagar alam adalah sebagai berikut:
• melindungi flora dan fauna dari ancaman kepunahan.
• menjaga kesuburan tanah.
• mengatur tata air.
• menjadi tempat/obyek wisata.
• menambah sumber devisa negara.
• menjadi tempat belajar di lapangan (praktek).
• menjadi tempat penelitian.
Upaya-Upaya Pelestarian Flora dan Fauna
Beberapa jenis flora dan fauna kini semakin sulit ditemui karena banyak diburu untuk tujuan tertentu (dimakan, untuk obat, perhiasan) maupun tempat hidupnya dirusak manusia misalnya unntuk dijadikan lahan pertanian, perumahan, industri, dan sebagainya. Flora dan fauna yang jumlahnya sangat terbatas tersebut dinyatakan sebagai flora dan fauna langka. Untuk mencegah semakin punahnya flora dan fauna ini maka dilakukan upaya-upaya sebagai berikut:
  1. Ditetapkan tempat perlindungan bagi flora dan fauna agar perkembangbiakannya tidak terganggu. Tempat-tempat perlindungan ini berupa cagar alam bagi flora dan suaka margasatwa bagi fauna.
  2. Membangun beberapa pusat rehabilitasi dan tempat-tempat penangkaran bagi hewan-hewan tertentu, seperti:
    • Pusat rehabilitasi orang utan di Bohorok dan Tanjung Putting di Sumatera.
    • Daerah hutan Wanariset Samboja di Kutai, Kalimantan Timur.
    • Pusat rehabilitasi babi rusa dan anoa di Sulawesi.
  3. Pembangunan yang berwawasan lingkungan, berarti pembangunan harus memperhatikan keseimbangan yang sehat antara manusia dengan lingkungannya.
  4. Menetapkan beberapa jenis binatang yang perlu dilindungi seperti: Soa-soa (biawak), Komodo, Landak Semut Irian, Kanguru Pohon, Bekantan, Orang Utan (Mawas), Kelinci liar, bajing terbang, bajing tanah, Siamang, macan Kumbang, beruang madu, macan dahan kuwuk, Pesut, ikan Duyung, gajah, tapir, badak, anoa, menjangan, banteng, kambing hutan, Sarudung, owa, Sing Puar, Peusing.
  5. Melakukan usaha pelestarian hutan, antara lain:
    • mencegah pencurian kayu dan penebangan hutan secara liar.
    • perbaikan kondisi lingkungan hutan.
    • menanam kembali di tempat tumbuhan yang pohonnya di tebang.
    • sistem tebang pilih.
  6. Melakukan usaha pelestarian hewan, antara lain:
    • melindungi hewan dari perburuan dan pembunuhan liar.
    • mengembalikan hewan piaraan ke kawasan habitatnya.
    • mengawasi pengeluaran hewan ke luar negeri.
  7. Melakukan usaha pelestarian biota perairan, antara lain:
    • mencegah perusakan wilayah perairan.
    • melarang cara-cara penangkapan yang dapat mematikan ikan dan biota lainnya, misalnya dengan bahan peledak.
    • melindungi anak ikan dari gangguan dan penangkapan.
Daerah-daerah Suaka Margasatwa dan Cagar Alam
Kenyataan menunjukkan bahwa jumlah tumbuhan dan hewan yang dinyatakan langka semakin bertambah. Coba Anda lihat bagan di bawah ini.

Data di atas belum termasuk flora langkanya atau yang dinyatakan langka. Berarti semakin banyak fauna dan flora di negeri kita yang terancam punah.

Sejak tahun 1980, beberapa kawasan cagar alam atau suaka margasatwa telah diubah statusnya menjadi Taman Nasional. Dewasa ini terdapat 320 tempat untuk Taman Nasional dan Hutan Lindung, antara lain di Sumatera, Irian Jaya, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Taman nasional dan hutan lindung mempunyai fungsi sebagai:
• perlindungan sistem penyangga kehidupan.
• pengawetan jenis tumbuhan dan hewan.
• pelestarian pemanfaatan sumber daya hayati dan tata lingkungan.
Di bawah ini tabel beberapa taman nasional, suaka alam, dan margasatwa di Indonesia.

Guna lebih menjamin perlindungan bagi flora dan fauna, berbagai negara telah mengeluarkan undang-undang perlindungan flora dan fauna. Jenis flora dan fauna yang dilindungi dapat Anda lihat pada tabel 4.2 di bawah ini:
Kini, pelajaran pada kegiatan 4 telah selesai. Bacalah sekali lagi dan jangan lupa carilah informasi yang berhubungan dengan pelajaran ini dari sumber-sumber lain seperti dari majalah, buku-buku, video dan televisi. Jangan mengerjakan tugas sebelum Anda benar-benar telah paham dan menguasainya. Diskusikanlah dengan teman atau guru bila mengalami kesulitan.

KEGIATAN 4
Jawablah soal-soal di bawah ini!
  1. Sebutkan 3 pemanfaatan flora dan fauna oleh manusia!
  2. Apakah perbedaan utama antara suaka margasatwa dengan suaka alam?
  3. Di antara binatang-binatang bajing terbang, macan kumbang, gajah, kelinci, dan bagaimanakah yang bukan binatang langka?
  4. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan untuk pelestarian hutan di luar upaya konservasi!
  5. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan untuk pelestarian hewan di luar usaha konservasi!
  6. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan untuk pelestarian biota perairan di luar usaha konservasi?
  7. Bison adalah hewan langka di a) ... dan b) ....
  8. Anggrek adalah flora langka di negara a) ... dan b) ....
  9. Bunga a) ... dari negeri Belanda dan bunga b) ... dari negara Jepang adalah flora yang dinyatakan langka.
  10. Terdapat 2 taman nasional di Jawa Barat yaitu a) ... dan b) .... Sumber : www.e-dukasi.net

Kamis, 20 Desember 2012

Bawang Abang & Bawang Putih Ceritra Bahasa Jawa

Bawang Abang & Bawang Putih

Ceritra saka Jawa Tengah

Jaman bien kuna, ana ing sawijine desa urip sakaluarga yaiku rama, biyung lan cah ayu arane Bawang Putih. Kaluarga mau dadi keluarga sing bagyo. Nalika Ramane Bawang Putih pahalane mung dagang cilikan, nanging uripe rukun lan dame. Nanging sawijining dina biyunge Bawang Putih lara sing ora bisa ditulungi lan akhire ninggal dunia. Bawang Putih sedih pisan lan ramane uga.


Ing desa lia urip uga janda sing duwe anak sing arane Bawang Abang. Sauwise buyunge Bawang Putih mati, biyunge Bawang Abang kerep maring umahe Bawang Putih. Biyunge sering nggawa panganan, rewangi Bawang Putih resik-resik umah utawa ngancani Bawang Putih lan ramane kandahan. Akhire ramane Bawang Putih kepikir mungkin lewih apik nek mbojo karo beyunge Bawang Abang supayane Bawang Putih ora dewekan maning. Mula kui ramane Bawang Putih mbojo karo beyunge Bawang Abang. Awal mulane beyunge Bawang Abang lan Bawang ulate apik karo Bawang Putih. Nanging suwe-suwe sifat asline keton. Kae kerep ngomei Bawang Putih lan aweh pahalan abot nek ramane Bawang Putih uwis lunga dagang. Bawang Putih kudu lakoni kabeh pahalan umah, nanging Bawang Abang lan beyunge mung males-malesan. Ramane Bawang Putih ora ngerti tindakan mau, wong Bawang Putih ora tau wadul.

Sawijining ramane Bawang Putih lara lan ninggal dunia. Mulai Wektu kui Bawang Abang lan beyunge sing nguwasani kabeh lan gawe ulah semena-mena karo Bawang Putih. Bawang putih ora tau leren. Bawang Putih kudu uwis tangi nalika urung subuh, kanggo nyiapake banyu adus lan sarapan kanggo Bawang Abang lan beyunge. Banjur Bawang Putih kudu aweh pakan kanggo ternake, nyirami kebon lan masui klambi marang kali gede. Sauwise banjur nggosok klambi, beberes omah, lan esih akeh pahalan liane. Nanging Bawang Putih seneng lakoni pahalan kui, amarga Bawang Putih ngarepake sawijing dina biyung tirine bisa seneng karo deweke kaya dene anake dewek.

Esuk iki wis dadi biasane Bawang Putih nggawa keranjang isi klambi sing arep diwasuh ing kali. Karo nembang suara lirih mlaku dlan setapak ing pinggir hutan cilik sing biasa diliwati. Dina kui cuacane cerah banget. Bawang Putih cepet-cepet masui kabeh klambi kotor sing digawa. Saking asike, Bawang Putih ora sadar salah siji klambine keli kegawa arus. Siale klambi sing keli klambine beyung tirine sing paling disenengi. Pas sadar, klambine beyung tirine uwis keli adoh. Bawang Putih usaha nyusuri kali kanggo golet klambi mau, nanging ora ketemu. Karo putus asa bali omah banjur cerita karo beyung tirine.
"Dasar crobo!" bentak beyung tirine. "Aku ora peduli, pokoke ko kudu golet klambi kui! lan aja wani bali omah seurunge ko nemokake. Ngerti.?!"

Bawag Putih kepaksa nuruti karepe beyung tirine. Bawang Putih gagean nusuri kali sing kanggo ngumbai. Srengenge uwis mulai duwur, nanging Bawang Putih durung nemu klambi beyunge. Bawang Putih teliti nggolet klambi beyunge ing saben oyod sing nang pinggir kali, mbokan klambine beyunge kali nang kana. Uwis adoh mlaku lan srengenge wis nang kulon, Bawang Putih weruh tukang angon agi ngadusi kebone. Bawang Putih takon :"Paman, nopo priksa wonten rasukan abrit ingkang keli teng riki? amargi kulo kudu mekto wangsul rasukan meniko."
"Iya cah ayu aku weruh, nek koe ngolet cepetan, mungkin esih bisa ketemu," wangsale paman.
"inggih paman, matur nuwun." Bawang Putih nimbali lan gagean mlayu maning nusuri kali.
Dina wis mulai peteng, Bawang Putih uwis putus asa. Sedela maning wengi, sekang kadoan keton cahya lampu sing asale saka omah gubug ing pinggir kali. Bawang Putih gagean mampir omah kui lan totok lawang.
"Kulonuwun...!salam Bawang putih. Wong wadon tua mbukak lawang.
"Sapa koe nduk?" takon mbah kui.
"Kulo Bawang Putih mbah. Wau kulo madosi rasukan beyunge kulo sing keli. Saniki sampun wengi. Angsal kulo tilar teng mriki wengi niki.?" takon Bawang putih.
"Ulih nduk. Apa klambi sing koe goleti warnane abang?" takon mbahe.
"Nggih mbah, Nopo mbahe priksa?" takon Bawang Putih.
"Iya. Mau klambine nyangkut nang ngarep omahku. Sayang, padahal aku seneng klambi kui," si mbah ngomong.
"Ya aku pan mbelekna klambi kui, tapi cah ayu kudu ngancani aku seminggu nang kene. Uwis suwe aku ora tau kandahan karo sapa-sapa, kepriwe?" njaluke mbahe.
"nggih mbah, kulo bade rencangi mbahe seminggu, napa mbah mboten bosen kalih kulo," jawab Bawang Putih kalih mesem.

Seminggu Bawang Putih manggon karo mbah kui. Aben dina Bawang Putih rewangi mbah pahal pahalan omah. Temtu mbah mau seneng. Wis seminggu, mbah nyeluk Bawang Putih.
"Nduk, wis seminggu koe manggon nang kene. Lan aku seneng amarga koe sregep lan ngabekti. Janjine aku koe ulih nggawa bali klambi beyungmu. Lan siji maneh, koe ulih milih salah siji kang loro waluh iki kanggo hadiah," omonge mbahe. awale Bawang Putih moh nerima pawehe mbahe tapi dipaksa. Banjur Bawang Putih milih waluh sing cilik. "Kulo wedos mboten kiat mbekto sing ageng," omonge Bawang Putih. Mbah mesem lan nganter Bawang Putih tekan ngarep omah.

Dung tekan omah, Bawang Putih ngewehna klambi abang gone beyung tirine, banjur Bawang Putih lunga meng dapur arep mbelah waluh kuning mau. Banget kagete Bawang Putih nalika waluk kui kebelah, njerone isine emas permata akeh banget. Bawang Putih njetit saking senenge lan aweh ngerti kejadian kui marang beyung tirine lan Bawang Abang karo serakah langsung ngrebut emas permata kui. Kabeh maksa Bawang Putih nyeritakake kepriye bisa olih hadiah ki. bawang Putih langsung cerita apa anane.

NGrungu ceritane Bawang Putih, Bawang Abang lan beyunge nduweni rencana kanggo nglakokake apa sing lakokake Bawang Putih nanging saiki Bawang Abang sing pan mangkat. Bawang Abang langsung maring omah mbah tua nang pinggir kali. Kaya Bawang Putih, Bawang Abang dijaluki manggon seminggu kanggo ngancani. ora kaya Bawang Putih sing sregep, selama seminggu Bawang Abang gur males-malesan. Umpama pahal ya pahalane ora tau beres lan dipahali asal-asalan. Uwis seminggu mbah ngolihna Bawang Abang mulih.
"Bilih Mbah maringi waluh dateng kulokangge hadiah sampun ngrencangi seminggu?" takon Bawang Abang. Mbah mau kepaksa prentah Bawang Abag milih salah siji kang loro waluh sing ditawarake. Gagean Bawang Abang njimot waluh sing gede lan tanpa ngucapaken maturnuwun, mbah geleng-geleng trus lunga.

Gutul omah Bawang abang langsung nemoni beyunge lan karo senenge ndelengaken waluh sing digawa. Amarga wedi Bawang Putih njaluk bagian, prentah Bawang Putih lunga meng kali. Banjur ora sabar waluh dibelah. Nanging udu emas permata sing metu seka waluh kui, nanging kewan-kewan wisanen kaya ula, kalajengking lan liane. Kewan-kewan mau langsung nyerang Bawang Abang lan beyunge kanthi mati. Kui walesan kanggo wong sing serakah.
 
-------------------------------------------------Sekian-----------------------------------------------------
--------------------------------------------semangat belajar------------------------------------------------